Direktur dan Bendahara CV Karya Utama, Dicari PT K3 Ketahun Diduga Kabur Bawa Uang Toke Miliaran Rupiah

Berikut Penjelasan Petinggi PT K3 Ketahun

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Terkait dugaan penggelapan uang milik para toke dan petani perkebunan TBS Sawit mencapai Miliaran Rupiah, oleh CV Karya Utama. Ada indikasi, uang tersebut dilarikan oleh unsur pimpinan CV Karya Utama dan juga bendahara perusahaan. Hal ini tidak ditampik, oleh Manager PT K3 Ketahun Ngatimin, yang menyebutkan hingga saat ini, pihaknya masih mencari informasi keberadaan bendahara CV Karya Utama yang tidak diketahui. Begitu juga dengan Direktur CV Karya Utama, juga tengah di konfirmasi, mengingat tidak berada dikantornya jauh sebelum masalah ini mencuat.

Dalam hal ini, Ngatimin juga menyebutkan pihak PT K3 Ketahun yang menjadi tempat mengadu para toke dan petani perkebunan, yang juga sudah mengantongi Deliveri Order (DO). Namun belum menerima pembayaran sejak bulan Mei 2020, masih mencari informasi yang akurat dari para toke, mengenai pembayaran DO tersebut.

“Berhubung saat ini bendahara CV Karya Utama, belum juga ketemu. Maka, kami (PT K3 Ketahun,red) coba cari informasi yang akurat dari para toke atas sawitnya, yang belum dibayar. Namun sampai saat ini, masih ada terus susulan data dari toke yang baru masuk. Untuk selanjutnya, kita cari bendaharanya dahulu, agar mendapatkan data yang benar untuk dilakukan pengecekan,” ujar Ngatimin.

Ngatimin juga membeberkan, masalah DO para toke TBS Sawit yang belum dibayarkan oleh CV Karya Utama ini, pihaknya menegaskan bahwa pihak PT K3 Ketahun, sudah menyalurkan uang TBS Sawit yang masuk melalui DO CV Karya Utama. Sejauh ini, pihaknya tidak mengetahui, jika ternyata uang yang sudah disalurkan tersebut, tidak dibayarkan kepada para pemilik TBS Sawit.

“Benar, seluruh TBS Sawit, yang ditagih oleh CV Karya Utama, sudah kami bayar lunas. Kendati demikian, kami tidak akan tinggal diam atas permasalahan yang dialami oleh para toke ini, yang jelas telah dirugikan karena belum menerima pembayaran atas TBS Sawit, yang sudah dimasukkannya. Untuk sementara ini, sambil mencari bendahara CV Karya Utama, kita melakukan pendataan dulu, dan kita sedang mencari kemana dana TBS tersebut, dibawa,” bebernya.

Ngatimin : Kami Masih Cari Bendahara

Ketika disinggung, terkait menghilangnya bendahara CV Karya Utama, sementara uang TBS Sawit sejumlah Miliaran Rupiah belum juga dibayarkan. Apakah, hasil investigasi pihak PT K3 Ketahun, menyebutkan bahwa uang tersebut diduga dilarikan oleh bendahara CV Karya Utama. Ngatimin pun menjawab, belum bisa memastikannya. Karena, hingga saat ini pihak perusahaan masih melacak keberadaan bendahara tersebut.

“Belum tau mas, wong orangnya saja (bendahara,red) juga nggak tau kemana perginya. Jadi, kita belum bisa memastikan siapa yang membawa uang para petani dan toke TBS Sawit tersebut,” jelasnya.

Lebih jauh disinggung, apakah permasalahan ini pihak PT K3 Ketahun, bakal melibatkan aparat penegak hukum untuk melakukan tindak lanjutnya. Mengingat, informasi yang terhimpun, kejadian ini bukan yang pertama kali, melainkan sudah kali ketiga, yang sebelumnya Direktur CV karya Utama Harianto, sempat dilaporkan ke Mapolres Bengkulu Utara, atas dugaan penggelapan dan penipuan. Ngatimin pun enggan menjawab soal pelaporan atas Direktur CV Karya Utama, mengingat itu bukan urusan pihak PT K3 Ketahun, dan ditegaskannya tidak ada kaitan dengan perusahaannya.

“Mengenai bakal melibatkan pihak APH, itu tergantung dengan yang punya perusahaan (CV Karya Utama,red). Karena, masalah ini sebenarnya, tidak ada kaitannya dengan PT K3 Ketahun lagi. Apalagi soal, Direkturnya yang dilaporkan ke Polisi atas dugaan penggelapan. Nggak ada kaitan dengan PT K3 Ketahun,” tegas Ngatimin

Namun yang jelas, pihaknya akan tetap kooperatif menangani masalah ini. Karena, para toke sawit ini mengadunya ke PT K3 Ketahun, sehingga demi untuk keamanan Kamtibmas, pihaknya pun saat ini telah membekukan CV Karya Utama, dimana CV Karya Utama masih tetap melakukan DO, namun untuk pembayaran dilakukan langsung oleh pihak perusahaan PT K3 Ketahun. Sejauh ini, pihaknya tidak menampik bahwa informasinya bakal ada demo yang dilakukan para Toke ke PT K3 Ketahun. Namun yang jelas, ia menegaskan masalah ini tidak ada kaitannya dengan PT K3 Ketahun, dan terdengar aneh saja kalau PT K3 Ketahun yang jadi sasaran.

“Yang jelas, sejauh ini kami membantu pendataan para toke, yang belum dibayarkan. Mengenai akan adanya demo, itu terdengar anehlah mas, masa PT K3 Ketahun yang jadi sasaran. Saya rasa, salah alamat itu mas,” demikian Ngatimin.

Baca juga :

Reskrim Polres Bengkulu Utara Siap Tindaklanjuti Jika Ada Laporan, Toke Korban Dugaan Penggelapan CV Karya Utama

Dinas Perkebunan Bengkulu Utara, imbau Para Toke Sawit Yang Dirugikan CV Karya Utama Lapor Polisi

Ternyata, Direktur CV Karya Utama Adik Kandung Petinggi PT K3 Ketahun

Miliaran Dana Toke TBS Sawit PT K3 Ketahun, Diduga Digelapkan CV Karya Utama

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment